Kiamat Sughro



Kemaren saya nggak sengaja mendengar percakapan 2 orang di jalanan Barel. Sore itu mendungnya gelap, jadi banyak orang yang lalu-lalang dengan terburu-buru..

"Bu, ntar di tangkep lho sama polisi." Kata seorang pemuda 20 tahunan yang sepertinya penjaga salah satu kios di Barel pada seorang ibu yang membawa bedongan bayi lusuh.

Mendengar kata polisi disebut, Ibu tadi segera membalas dengan nada was-was yang meninggi,

"Emang ade ape?" Sepintas kalo dilihat, dahi ibu itu sedikit mengerut.

"Mulai bulan Januari besok, ga boleh ada pengemis disini." Kata pemuda itu dengan sedikit lirih, tapi cukup untuk didengar beberapa orang di blok kios tadi.


Sampai disitu, saya meneruskan langkah.. terlalu sibuk mengejar Bus kampus kali ya sampai lupa melihat ekspresi wajah ibu tadi..

Padahal mungkin, itu pertanda kiamat sughro buatnya.

Ah, kenapa jadi sedilematis itu ya...



No comments:

Post a Comment