Segelas Susu & Shodaqoh.

Suatu ketika pembicaraan saya dan bapak mengarah ke sebuah hadist nabi yang isinya tentang memberi.

Suatu  hari ada seorang muslim yang menyodaqohkan segelas susu kepada Nabi Muhammad. Nah, oleh Nabi susu ini diberikan kepada orang-orang muslim lainnya melalui bantuan Abu Hurairah. Pada saat itu orang yang hadir cukup banyak, sekitar 70orang, sehingga susu yang hanya segelas kalau dinalar secara akal sehatpun tak akan cukup untuk orang sebanyak itu.

Abu Hurairah dengan telaten menuang susu itu untuk setiap orang, namun wajahnya terlihat gelisah, berkali-kali ia menoleh pada Nabi yang mengawasinya di belakang. Ia seolah berisyarat bagaimana kalau aku tak kebagian jatah susu ini?. Tetapi Nabi terus memberi petunjuk untuk meneruskan pekerjaan menuang susu itu kepada Abu Hurairah. Sampai akhirnya habis sudah jumlah orang-orang muslim yang harus diberikan susu tersebut.

Nah pada saat itulah nabi mempersilahkan Abu Hurairah untuk meminum sisa susu didalam gelas itu. Abu Hurairah pun meminumnya, teguk demi teguk ia nikmati hingga terasa kenyang perutnya. Tetapi susu didalam gelas itu masih saja bersisa, padahal sudah dibagikan pada 70 orang dan Abu Hurairah pun telah meminumnya sampai kenyang.

Allahuakbar, Maha Besar Allah dengan segala kemuliaannya. Dengan niat tulus ikhlas Nabi untuk memberi, susu segelas yang seakan-akan mustahil untuk dibagikan pada 70 orang plus Abu Hurairah pun masih bersisa. Itu semua memang karena-Nya. Karena kekuasaanya, bukan karena siapapun. Kun Fayaakun. Jadi maka jadilah. Karena kehendaknya, Maka benar kalau kita semakin banyak bershodaqoh maka Allah akan menambahnya, dengan niat tulus ikhlas, hanya karena Allah SWT.

2 comments:

  1. Subhanallah, Allah maha berkehendak ya..
    bisa kita mulai dengan bershodakoh untuk keluarga :D

    ReplyDelete