Pagi itu aku melihat anak sebaya dengan anakku. Dia datang bertelanjang kaki di tengah teriknya matahari. Langkahnya ringan dan menyenangkan, mengelilingi taman dengan ceria dan bersemangat. Di belakangnya ada seorang anak berbaju pramuka ikut berjalan, disusul oleh seorang ibu yang membawa karung putih.
Ia bermain ceria bersama anakku. Satu hal yang aku tahu pasti bahwa anak kecil akan selalu mudah bersahabat, dimanapun itu.
‘’Ayo main sama aku sini..’’ kata
anak itu.
Mereka belum kenal lebih dari 5 menit tapi sudah akrab, bermain di taman
bersama-sama.
‘’Sandal kamu kemana?’’ tanyaku.
‘’Sandal aku ilang.’’ jawabnya ringan.
Ketiadaan sandal tidak mengurangi kegembiraannya. Ia tetap bermain dengan
ceria dan bersemangat, seolah ini pertama kalinya mengunjungi taman bermain
ini.
Hari sudah semakin terik, aku putuskan
untuk kembali ke rumah.
‘’Aku pulang dulu ya, dadahh
kakak…’’ kata anakku.
‘’Daah..’’ balasnya ceria.
Semoga sandal anak itu segera ketemu
agar melindungi kakinya dari pecahan kaca atau kerikil yang bisa muncul
sewaktu-waktu di jalanan. Dan.. semoga
keceriaan itu akan selalu ada dimanapun ia berada.
No comments:
Post a Comment