Pasar



Beberapa minggu lalu ada kejadian tidak biasa. Sekitar pukul 10 pagi saya melihat asap membumbung tinggi dari jendela kantor. 

Ada apa?

Teman-teman berlarian ke beranda depan menyaksikan pasar terbakar. Iya, pasar.

Setiap seminggu sekali saya berbelanja disana, rutin. Sedikit banyak ada beberapa langganan sayur, ayam, dan buah yang kami sambangi.

Saya bayangkan mereka, bagimana nasibnya? 

Sejak itu saya pindah pasar, sedikit lebih jauh dan lebih padat. Tapi, saya masih ingin pergi ke pasar yang lama.

Kabar terakhir ternyata pedagang tetap bertahan, berjualan di pinggir-pinggir parkiran pasar. 

Mungkin saatnya kembali ke pasar lama, dan bertanya pada bapak-ibu langganan : apa kabar?

Semoga setelah kebakaran, pasar segera dibangun kembali, menjadi benar-benar pasar.  

Semoga.

No comments:

Post a Comment