Display Picture Blackberry Messenger salah seorang teman hari Jumat kemarin memasang status begini :
“Hah beneran dia?”
“Sumpah?”
“Pengibar Bendera Istana Negara?”
“Iya, dia.”
Nah sejak saat itu saya penasaran apa kiranya yang dimaksud teman-teman saya itu. Berhari-hari sejak rasa pensaran itu mencuat saya tak menggubrisnya lagi. Ulangan Harian terkoordinir berlari mengejar selama 3 hari beruntun. Dengan 2 Mapel setiap harinya. Sampai suatu ketika di hari Kamis yang indah (hari pertama libur setelah UHT) datang sebuah ajakan dari teman-teman smp untuk buber, buka bersama di warung bebek dekat rumah.
Ngobrol ngalor ngidul sampai tak terasa sudah jam stengah 7 malam dan memutuskan untuk pergi ke rumah salah seorang gerombolan untuk sholat Maghrib.
Sesampainya disana semua kembali cair bahkan mendidih. Spirit mengobrol kami naik level. Sampai menjurus ke 1 topik.
“Oh ya katanya si anu jadi pengibar bendera istana Negara bener ga sih?”
“Iya bener..”
“What? Gimana bisa? Kurus banget deh prasaan.”
“Iya enggak tau deh. Kan dia udah pindah jadi ga di kota ini lagi.”
“Ooo.. Hebat yaa”
“Banget.”
Entah karena sudah 1 tahun tak bertemu atau karena kondisi rumah gerombolan ini yang sangat cozy tak terasa 3 jam berlalu berlari sangaat cepat. Ahkhirnya saya pamit pulang menyisakan kenangan bergosip-bercerita-tertawa-foto-foto bersama mereka.
Sampai pagi ini saya berselancar di internet buka facebook, twitter, google, Wikipedia, dll. Dan teringat rasa penasaran saya juga percakapan tadi malam. Dan benar, wow teman smp saya jadi pembentang-bukan pengibar- bendera di Istana Negara. Cari-cari lagi sampai nemu blog kakak kelasnya yang menceritakan proses terpilihnya teman saya itu. Such a great role! Perjalanan panjang dari ketidakpastian menjadi keyakinan, keragu-raguan menjadi kepastian.
Yah satu hikmah yang bisa saya petik dari cerita ini : Kesuksesan memang tak bisa diperoleh secara instan, harus melalui proses. Karena proses yang menjadikannya berarti dan membuat kepala kita bisa tertunduk rendah hati tak membusungkan dada terlalu lama. Ketidakpercayaan pihak lain justru harus dijadikan lecutan semangat pembuktian diri kan? Karena pada dasarnya akan selalu ada sebuah tanda tanya untuk hal-hal baru..
26 Agustus 2011 di Kamar Kusam Kusayang
Jam 1 lewat banyak menit
epek nggosip tese nggak ada matinye --
ReplyDeleteeverlasting boo', ayoo kite kumpul lagii
ReplyDelete