20 Mei 2020






20 Mei 2020 sesuai kalender di meja saya adalah hari pulang menyambut lebaran. Tapi, dari jauh-jauh hari kami sudah diingatkan oleh edaran dari kantor bahwa seluruh karyawan diharap tidak mudik. Saya dan teman-teman rantau sudah me-refund tiket jauh-jauh hari sebagai antisipasi. Ternyata di tanggal keberangkatanpun, kami masih mewek karena tidak bisa mudik :(
 
Selama bertahun-tahun jauh dari keluarga, saya pastikan akan pulang jelang lebaran. Kapan lagi bisa kumpul full-team saat anak-anak mencar di lain-lain kota? Lebaran adalah momen. Momen yang terpaksa harus kami relakan karena ingin saling menjaga satu sama lain.

Miris melihat berita beredar dimana orang-orang justru berjubel di mall untuk beli baju lebaran. Apa yang ada di benak mereka saat itu? Kami yang jauh ngempet pulang supaya sama-sama selamat. Eeh.. yang lain malah.. Hah, kadang tak berguna juga mengutuki hal-hal aneh ini. Sudahlah yang penting sendirinya kita sadar. 

Because this is our first life edisi tidak mudik pertama, Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, akan selalu dikenang… :(

No comments:

Post a Comment