Kau Aku

Aku berdarah
Sembilu menyayat hati

Aku bernanah
Tak ada luka terobati

Aku kecewa
kugenggam sudah ini belati 

Hak asasiku dikebiri
Orang lain cuma bikin iri

Mana bebas yang kau janji?
Nyatanya aku ada di balik jeruji

Mana batas yang tak kau yakini?
Nyatanya batas itu karibku kini

Mana dunia indah penuh imaji?
Nyatanya itu hanya elegi

Mengapa kau penuh tipu daya?
Mengapa aku percaya
Mengapa kau penuh fantasi?
Mengapa aku frustrasi
Mengapa kau penuh percaya diri
Mengapa aku terlalu rendah diri


Padahal aku tahu itu retoris

Kau hanya ilusi magis

Dan aku cuma sepenggal kisah tragis.

No comments:

Post a Comment